Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

March 09, 2006

Hygine

Dalam satu simulasi pertolongan gawat darurat dibuat skenario kecelakaan kendaraan dan tentunya terjadi perdarahan banyak. Memang yang menarik dari seminar tersebut banyak praktek ketimbang kuliah. Pasalnya kalau sudah siang beberapa peserta mulai ngantuk.

Kami mulai mengingat pembalut yang akan dipakai, tipe ikatan, teknik
menggotong korban ke tempat yang aman, survei ke-dua untuk memeriksa kerusakan tubuh yang dialami korban dan segala pernik dari seminar yang kami terima beberapa menit lalu.
Peserta dibawa ke ruang lain sementara "korban" didudukkan dengan beberapa anggota tubuh dibuat berdarah. Kemudian instruktur berteriak bahwa ada kecelakaan kendaraan dan kami sebagai "regu penolong" masuk ke ruangan seraya memberikan pertolongan.

Semua teknik menghentikan perdarahan, menutup luka korban, mengawasi jalan napas dan ritme jantung sudah dilakukan, tetapi instruktur yang matanya zippit dan rambutnya berponi mirip Inul ini ternyata belum puas. Saya lihat kalau dia tertawa kok susunan gigi pemotongnya mirip Inul juga.

"anda menjadi korban, berikutnya," komentar "Inul" Ferra.

Peserta saling berpandangan dan mencari salahnya dimana?

Selidik punya selidik, ketika hendak menolong korban, kami langsung main pegang saja. Padahal hal utama yang harus diingat adalah "protek dirimu sendiri sebelum menolong orang lain." penjabarannya, gunakan sarung tangan plastik sekali pakai, kalau perlu masker penutup mulut sebab mungkin saja darah korban mengandung HIV, atau Hepatitis B dan C. Sementara Vaksin hepatitis C sampai sekarang belum ditemukan.

Padahal dulu saya paling bangga kalau menolong korban lalu lintas lalu baju saya berlumur darah. Biar seperti Amitabachan dalam filem Bombay (dulu).

Pinter ya SOS International, thanks lho kami sudah diingatkan.

8 Mei 2003
Mimbar Seputro

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com