HoneyMoon

Date: Fri Dec 10, 1999 10:00 am

Jamaknya, bulan madu adalah masa penuh pencurahan cinta antara pasangan baru menikah, lantas diplesetkan untuk setiap tindakan atau hubungan yang awalnya masih bersifat mesra, manis-manis dan baik-baik saja, misalnya masa bulan madu pemerintahan Gus Dur dengan Mahasiswa hanya 100 hari saja.
Kebalikan dengan kejadian yang mengawali kata bulan-madu atau honeymoon (Inggris) yang mengadaptasi dari istilah bangsa Viking. Maka bulan madu adalah bulan penuh ketakutan, kecemasan dari pasangan yang akan menikah, jadi bukan kejadian indah saat setelah menikah. Kejadiannya dimulai pada sekitar 800 SM, dalam tradisinya bangsa Viking lebih suka pasangan gaulnya yang berasal dari bangsa Viking sendiri.
Namun kebutuhan dalam negri tidak mencukupi permintaan.

Sehingga mereka melirik gadis desa lain. Tujuannya menculik gadis tersebut dan menikahinya di kampung sang pria. Dikawal oleh dua orang berotot, ahli berkelahi, yang jelas harus ahli culik menculik, gadis malang tadi disembunyikan sampai keluarga korban yang berusaha mencarinya dengan cara menempelkan kedua tangan disisi pipi, lalu tereak memanggil namanya, sampai akhirnya kecapean dan pasrah. Kalau keluarga sang gadis yang ngotot berat, biasanya tindakan Search and Rescue bisa berbulan-bulan.

Kalau dirasa keadaan sudah aman, dengan didampingi oleh kedua pendamping "best man" barulah mereka, mindik mindik, keluar dari persembunyiannya kembali kedesa untuk melakukan upacara perkawinan.

Para ahli menyebutnya "hjunottsmanathr" atau sembunyi. Perubahan kata ini lambat laun menjadi kata "honeymoon" yang kita kenal dan makna sejarahnya sudah berbeda.

http://www.softn.com/viking/june1996/super.html
Post a Comment

Popular posts from this blog

Nyaris bentrok antar angkatan

Daftar Pemain Nagasasra dan Sabukinten

Meditasi Lilin bikin PeDe