Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

March 18, 2006

Hari Nasional Australia

Hari yang dinanti oleh warga seantero Australia berupa libur sehari memperingati Hari Nasional Mereka. Saya diwanti-wanti staf hotel bahwa seharian akan ada defile udara, akrobat pesawat, terjun payung dan diakhiri pesta kembang api. Perayaan ini dipusatkan di atas sungai Angsa sehingga bisa disaksikan seluruh warga mulai dari tepi sungat, balkon hotel, atau daerah perbukitan seperti (Kings Parks).

Dari siang hari berbondong-bondong remaja berselimutkan bendera 7 bintang, ada yang mukanya di cap, ada yang punggungnya, ada punggung payudaranya, pendeknya seperti arak-arakan supporter bola. Sementara yang lain gelar alas tidur, dan ada yang bawa kursi portable.

Suara gemuruh pesawat terbang yang berputar, menukik, salto sambil mengeluarkan asap seperti tidak habis-habisnya. Saya yang agak "laat" kebagian nyempil "melayu dewe" disalah satu tangga yang dikenal sebagai tangga Jacob. Tingginya saya perkirakan 30 meter, dan berputar. Tapi ada juga yang pamer fisik, mengangkat sepeda balapnya sambil menyalakan lampu berlari dari tangga bawah ke atas.

TAPE MASAM
Bau tape asam mulai tercium dimana-mana. Kebiasaan jalan kaki sambil menenteng botol bir, atau air mineral, atau CocaCola nampaknya memang trend. Pasalnya suhu musim panas sudah mencapai 35 derajat. Mereka perlu penawar dahaga. Lagian pedagang asongan belum berkelana sampai sini.

Maka ketika matahari mulai larut di ufuk Barat, jam menunjukkan 20.00 dan di timur "bintang" mulai bercahaya. Bendera sangat besar berkibar ditarik oleh Helikopter, dari kejauhan bendera ini seperti menyala sehingga warna birunya seperti mengkilat, warna bintangnya seperti bercahaya.

Seiring dengan kedatangan bendera penonton ikut bernyanyi anthem mereka. Saya bingung, darimana mereka tahu aba-aba menyanyi, lha wong jaraknya kalau pakai gaya hiperbolis Seratus Tahun Cahaya. Ternyata beberapa warga membawa radio yang frekuensinya diselaraskan dengan frekuensi panitia. Jadi urutan acara bisa didengarkan lewat radio. Termasuk suara pilot bilang "are you ready", langsung dijawab temannya "confirmed"- suara lain hanya trilit, trillit.

Dan saya yang kenorakan ini juga baru tahu bahwa bendera mengkilat tadi lantaran ada helikopter lain yang "diam-diam" menyorotkan lampunya ke bendera. Jadi unik juga diangkasa gelap, ada barang bercahaya berkibar.

Untung ada bonus hari itu tiada aral hujan melintang.

Puncak acara jam 20:30, tiga buah kapal yang sedari pagi "jogrog" ditengah sungai mulai mengeluarkan atraksi pelontaran kembang api, dar,der,dor bunyi suara. Kalau atraksinya menarik langsung "suitsieew, wiewwiew"

Dan seperti tidak mau ketinggalan beberapa bangunan tinggi menjulang seperti Woodside, ANZ ikutan menyalakan kembang api sendiri sehingga seluruh kota bak bermandikan cahaya jingga (ndak tahu kenapa saya melankolis nulis pakai bahasa ini)

Yang kasihan binatang seperti gagak dan beberapa jenis burung "siang "lain yang terganggu tidurnya sehingga terpaksa "terbang jauh ditengah malam..." berseliweran diantara penonton. Mereka bingung sudah malam manusia reseh masih teriak-teriak sambil bunyi jelegar, jelegur.

Tepat 21:00, acara diakhiri dengan pelontaran kembang api habis-habisan. Karena jauhnya bau asap kembang api tidak bisa saya nikmati, sebagai gantinya ya bau tape masam.

Saya berjalan sendiri mlipir diantara bangunan apartemen. Dari balkon terdengar suara ha ha ha, fu**, ha, ha, ha fuXXXXX, itulah cara rakyat Australia merayakan kemenangannya.
--
Perth 28 jan 2005

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com