Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

March 08, 2006

Encok gara-gara dompet

Date: Mon Jan 20, 2003 11:02 am

Para pinisepuh yang pria tentunya ada yang mulai merasakan bagian pinggang kanan atau kirinya kok sudah mulai "mokong", bahasa medure untuk membandel. Ada rasa hangat-hangat dipinggang dan mulai sambat ke tukang urut, atau ramuan keji-beling. Ada yang cemas jangan-jangan asam urat mengendap di ginjal.

Tapi sebelum kecemasan itu berlanjut, coba dulu baca penelitian Julian Firth seorang ahli fisioterapi pada BBC.com yang miturut sang empu terapis, penyebabnya cuma sepele, anda menaruh dompet di saku belakang. Dia sering melihat beberapa tindakan bedah pada pria yang menderita saking pinggang, teRRRRRRnya ada hubungannya dengan kebiasaan menyisipkan dompet.

Lha bayangkan stir sendiri, pakai sabuk pengaman, dompet di pantat, lalu ada gara-gara mau beli majalah di Lampu Merah lalu sampeyan mulai usak usek narik dompet di saku belakang. "Over time this can cause sciatica..."

Sciatica sering juga disebut hip-pocket syndrome atau wallet-neuropathy.

Weleh weleh, hidup memang unik, dompet kosong, nggak nyaman. Dompet penuh juga bikin sakit encok.. Lha nariknya sudah susah, terkena resiko sciatica.

Kesimpulan Julian, jangan taruh dompet di saku belakang. taruh adza disaku depan. Repotnya kalau disaku depan lebih gampang di copet. Repot kan. Persis judul filem maju kena mundur kena-nya Warkop. Cuma karena tadi pagi saya barusan merogoh kantong untuk beli koran SM, maka judul serba salah saya ganti, "Telentang digagahi, telungkup di SOTOMie. Itu lho cerita ibuguru TK yang dari Rembang, di gagahi "double side" oleh supir Bus di Bandung.

Dompet Kulit Kalabau.

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com