March 12, 2006

Diet berdarah darah

12346
Date: Thu Oct 16, 2003 4:43 pm

RABBI JAKOB
Sekali tempo di penghujung 1990, Doktor D'adamo mendapat tilpun dari rekan sejawat yang sedang merawat seorang pasien stroke. Namanya Rabbi Jacob seorang pendeta Yahudi. Pasien ini berusia 73 tahun, penderita diabet sebelum akhirnya menjalar ke stroke. Ketika mendatangi rumahnya di bilangan Brooklyn, D'adamo menemukan seorang renta yang bermata sejuk, spirit penuh perjuangan hidup memancar dari wajahnya tetapi fisiknya tak menunjang spiritnya. Rabbi Jakob berdarah B, yang umumnya jarang dimiliki orang Amerika. Namun Rabbi rupanya beremigrasi dari dari Eropa Barat.

Sebagai dokter penganut mahzab makan sehat berdasarkan golongan darah, D'Adamo segera menyidik di TKP. Ia segera melakukan serangkaian wawancara atas anak dan istri Rabbi. Seteleh bekerja cukup lama team pengumpul fakta menyimpulkan bahwa hidup sebagai Rabbi dari hari ke hari, 365 hari setahun termasuk tahun Kabisat, makannya cuma Ayam yang direbus, plus pasta terbuat dari kacang-kacangan dan bakmi.

"Rupanya inilah yang dimaksud sejawatku sebagai pasien yang spesial.." sakitnya biasa tetapi cara mengobatinya harus pinter-pinternya D'Anamo supaya dari sisi agama masuk, dari segi ilmu ngepas. D'Anamo sadar sesadar-sadarnya bahwa ia berhubungan dengan penganut agama yang fanatik. Makan bukan sekedar supaya hidup tetapi juga ada hubungan vertikal ke atas. Ruwet juga nih.

Lalu ia mengubah menu makan sang Rabbi, agar terhindar dari unsur Lectin peyebab darah menggumpal. Kesulitannya menurut Old Testamen ada makanan yang terlarang dimakan secara bersamaan. Istilah sekarang FC atau Food Combining tidak applicable.

Untunglah dalam Old Testamen masih diperkenankan ada makanan substitusi. Ia mulai mengganti menu menjadi daging kambing, ikan, sementara ayam diganti dengan daging kalkun. Untuk pasta diganti dari tepung beras. Di tangan D'Anamo. Rabbi harus makan seperti Kaisar Khu Bilai Khan. Hasilnya ajaib setahun kemudian, Rabbi mulai bisa menggerakkan kaki yang semula "mokong", dan delapan minggu kedepan, ia sudah bisa
berjalan dan berolah raga ringan. Yang adzaib lagi, konsumsi insulin melalui suntik secara perlahan sudah digantikan dengan tablet.

Dalam bukunya D'Adamo mengatakan tidak ada episode stroke-2, stroke-3 dalam kehidupan sang Rabbi.

****

Pemilik Darah B diduga berasal dari kelompok pengembara dari pegunungan Himalaya. Mereka semula berasal dari Afrika dengan kehidupan savana yang panas, suka berburu dan berperang antar suku dan berpindah ke dataran tinggi yang dingin di pegunungan Himalaya yang umumnya petani dan hidup damai tanpa denda damai.

Secara "evolusi Darwin", terjadi mutasi dalam cel darahnya untuk mengontrol terhadap perubahan cuaca. Orang tipe B, sebaiknya mengonsumsi barang hasil ternak seperti kambing dan susu. Gampangnya anda bayangkan pasukan Khubilai Khan membawa kambing pegunungan untuk daging dan susunya.

Type darah B umumnya dijumpai pada orang Jepang. Mongol, Cina dan India. Sayangnya masakan Asia memandang susu dan kambing adalah makanan orang Barbar sehingga mereka mengadopsi ke cara masak yang lebih elit lagi yaitu ayam, dan tepung-tepungan dan sayangnya diet ini tidak cocok untuk orang berdarah B (Balance).

****

Rabbi Jakob beruntung, ia segera ditangani oleh dr. D'Adamo yang segera mengetahui bahwa diet yang dimakan Rabbi sehari-hari ternyata sekalipun halal tetapi buruk bagi kesehatannya. Ia pemilik darah B yang sepanjang hidupnya mengonsumsi makanan untuk orang modern. Akibatnya mudah terjadi penggumpalan darah dan berakibat serangan stroke. Ternyata, kalau sudah akur, daging Kambing tidak cuma bisa bikin greng tapi menyembuhkan stroke

Jakarta,Thursday, October 16, 2003
Mimbar Bambang Seputro
Sudah prei nulis 3 hari kangen juga euiy.

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com