Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

March 12, 2006

Cucakrawa ayu bernama Anna

Cerita tersisa dari peringatan Hari Kemerdekaan RI ke 58 yang kali ini kami pusatkan di kompleks Anyer ( Vila Taverno dan Badui), ada sekitar 200 karyawan perusahaan yang dulu berkumpul disana. Kami melakukan pertandingan marathon 10-K, (Panco)armwrestler, menarik mainan dalam jeruk, makan kerupuk, memasukkan pensil kedalam botol, balap karung, bakiak tandem, catur, pingpong, renang dsb. Sebagai ketua panitia wah suara sudah makin serak kebanyakan teriak pakai Megaphone dan kurang tidur untuk mengatur segala sesuatunya agar berjalan normal dan aman. Kebetulan villanya milik juragan sendiri jadi kami bebas untuk melakukan apa saja.

Pantai Anyer dengan ombaknya memang menggoda untuk berenang, tetapi sejak awal saya sudah wanti-wanti untuk tidak sekali-kali berenang. Saya ingatkan (melalui megaphone) peristiwa kecelakaan warga UI yang diseret ombak. Malamnya diadakan acara kesenian seperti biasa pertandingan menyanyi dengan iringan organ tunggal. Cuma yang unik, pemain musiknya selain membawa istrinya yang juga penyanyi, dia membawa satu penyanyi extra (no charge) yang pakaiannya aduhai. Rupanya ini bonus bagi kami.

Menggunakan kemben satin merah menyala yang bagian belakangnya dililit tali seperti sepatu kets, penyanyi dengan initial ANNA sebetulnya adalah seorang peragawati, pemain sinetron laga dan juga bintang iklan Kondom Sutra. [HP ada pada saya, rumah di kawasan Senopati]. Apalagi dia menyanyi pakai hak tinggi dan hot-pants, saya agak deg-degan sebab kalau lagu dangdut dinyanyikan diawal acara, bisa-bisa panggung 14x6
dirangsek penonton dari luar dan bisa dibayangkan akan terjadi keributan.

Biasanya setiap mengadakan acara di luar kantor, dangdut selalu diijinkan setelah jam 10-an. Tapi beruntung malam itu tak seorangpun warga sekitar yang ikutan naik ke panggung.

Suaranya sih belum pas untuk seorang penyanyi dangdut, tetapi entah mengapa dengan kulitnya yang putih, postur tubuhnya yang semampai ketika dia menyanyikan lagu Cucakrawa karangan Didi Kempot (Kumpulan Pengarang Lagu Trotoar), rakyat Geoprolog mendadak histeris semua.

Sejak itu lagu yang syairnya tidak bisa dibilang "mencerdaskan kehidupan bangsa" sering dinyanyikan oleh teman-teman saya.

***

Mengapa seorang peragawati, bintang filem yang tarap hidupnya "cuma" sudah memiliki cuma Mercy, BMW dan Honda City tega-abisss terjun ke dangdut. Dan gratis-tis. Rupanya ini adalah fenomena. Anna sudah biasa main filem ataupun main iklan kecuali satu yang kurang yaitu menyanyi Dangdut dihadapan masyarakat dangdut.

Sudah trend bahwa para selebritis sekarang seperti belum sempurna keahliannya kalau belum mampu membawakan lagu dangdur,ngegol dan ngiser erotik ala dangdut. Sehingga mereka rela memanggil seniman dangut kerumahnya untuk belajar privat Penyanyi "Manuke, manuke cucakrawa"

Ah Anna Anna....

KUCOBA COBA MELEMPAR MANGGIS
MANGGIS KULEMPAR MANGGA KUDAPAT
KUCOBA COBA MELAMAR GADIS
GADIS KULAMAR JANDA KUDAPAT

IKI PIYE IKI PIYE IKI PIYE
WONG TUWA RABI PERAWAN
PRAWANE YEN BENGI NANGIS WAE
AMERGA WEDHI KARO MANUKE

JAMANE JAMANE JAMAN EDAN
WONG TUWA RABI PERAWAN
PRAWANE YEN BENGI NANGIS WAE
AMERGA WEDHI KARO MANUKE

MANUKE MANUKE CUCAKRAWA
CUCAKRAWA DAWA BUNTUTE
BUNTUTE SING AKEH WULUNE
YEN DIGOYANG SER SER ADUH ENAKE

Mimbar Seputro
0811806549
Jakarta, Tuesday, September 09, 2003

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com