Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

March 07, 2006

Cari Berkah Umur Panjang sampai Cina

Kompas 30/4/2002 memberitakan bahwa banyak orang Indo yang bepergian ke Chungquo (Cina Daratan), dan balik-balik cuma bawa tumbuh-tumbuhan obat "Ji Xue Cao", yang katanya sakti mandraguna dibawah level jamur Lingshi atau Ginseng. Tanaman sakti ini dibawa ke Indo dalam bentuk sudah serbuk, ada yang pil dan kapsul. Tidak dijelaskan apakah berbentuk teh juga ada.

Cina memang hebat, sekarang saja mocin-nya sudah merajalela diseantero dunia. Dengan penduduk 1.273 juta lebih maka sekali dia bilang obat "A" itu manjur, maka dengan rasa kebanggaan cina daratan para rakyatnya dan keturunannya akan menggaungkan obat A secara serempak ke delapan penjuru dunia. Katanya kalau ke Cina untuk berobat, orang ditanya mau yang alter atau yang moder. Saya pikir jamunya mas Harmanto, masih kalah "bala-tentara", dalam jumlah yang ngomong jamu dibanding mereka. Belum lagi kalau dihakimi (atau di vonis), analisa labnya manna?

Adalah Antanan (Centella asiatica) yang sedang dihebohkan sebagai "lalapan segar' tapi khaahasiatnya, kata Asmuni mampu memulihkan sistem kerja tubuh, anti kolestrol, turunkan gula darah, menstabilkan hormon yang nakal.

Intinya, makan lalapan, badan segar. Inti yang saya selalu cari, makan tapi sehat.... Ho..Ho..Ho

Antanan merupakan tanaman herba menahun, tumbuh liar pada tanah lembab, seperti pematang, tepian parit, atau tebing tanah. Berbatang merayap, banyak menghasilkan cabang, dan membentuk rumpun.

Nama lain dari antanan adalah Pegagan atau "Ji xue cao". Petani Jawa Barat sudah menggunakannya untuk melawan flu, demam dan batuk-batuk dalam lalapan. Kalau Hembing malah lebih yahuud lagi, pokoknya bererot kegunaannya.

Pernah dengan nama pakar komunikasi Onno W. Purbo, ibunya sudah mulai menyabet antanan ini demi kesehatan bayi yang dikandungnya. Lahirnya Jumat Kliwon Subuh, pada saat orang siap tarik tambang 17 agustusan, ibunya tarik ulur nyawa. Bayi ini lahir prematur gara-gara Tini, sang ibu kepleset sabun.

Hidup Ono di Inkubator, kalau pagi diangin-anginkan seperti orang menganginkan seprei penuh ompol. Melihat hawa dingin Bandung kurang pas buat anak prema. Ono dibawa ke eyangnya di Jakarta, disana tanpa inkubator ia sudah kepanasan. Paling selimut untuk agar tidak dikerubuti nyamuk.

Dan sekolahnya biasa-biasa saja. Menyadari keadaan otak anaknya, Tini sama sekali tidak pernah memaksa anaknya ikut les, macem-macem. Di Taruna Bakti Bandung ia juma diajarkan kreatip dan inisiatip. Biarkan anak mengalir apa adanya. Tapi, diem-diem, Tini memaksa 3 lembar antanan untuk disantap sebagai menu anaknya biar IQ-nya berkembang.

Di universitas, baru ketahuan deh belangnya. Onno W Purbo yang lulus Elektronika ITB sebagai mahasiswa terbaik, dan menyabet dua gelar di Kanada sekaligus.

SEKARANG KITA YANG DI JAKARTA (Yang Balikpapan dan Freeport gimana nih) gimana untuk menyantap Antanan atau pegagan ini?
Kalau anda nggak mau tanam antanan tapi mau makan lalapan saja, belanjalah Asinan Sayuran Bogor, sudah tradisi mereka menambahkan daun pegagan ini dalam asinan asam manis bercuka.
Jadi, santap saja asinan Bogor. Walaupun bukan jadi Onno, paling tidak sehat gitu. Dan masih boleh makan kriuk.. kriuk...

Mimbar
1 Mei 2002

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com