March 02, 2006

Ba Ba Black Sheep

Lagu "Ba baa black sheep", saya dengar pertama kali dari guru Inggris saya di SMP I, jalan Talang Semut Lama, Palembang.
Biasanya lagu ini dinyanyikan bersama di kelas sambil diberi tahu arti kata-katanya oleh pak Guru. Menginjak dewasa lelaki nggak pernah tua, cuma tambah dewasa, kata Roy Martin), judul lagu yang ditulis pada tahun 1275 ini dijadikan judul filem perang. Judulnya sama "Ba Baa Black Sheep". Berkisah tentang squadron Angkatan Udara selalu berjaya menghadapi kenekatan serdadu Jepang. Seperti layaknya filem Amerika, pihak Jepang atau Jerman selalu digambarkan bloon.
Cuma karena filem ini diputar di TV hitam putih di awal 70-an, dan saya nontonnya di Jalan Klitren Kidul No 7, Yogya, maka otak saya sudah sukar untuk mengingat nama pemainnya kecuali Robert Conrad muda (yang kemudian membintangi Serial Wild-Wild West).
Kantor berita Reuter mengabarkan bahwa baru-baru ini dewan kota Birmingham di Inggris, akan melarang lagu ini disiarkan sebab konotasi "black" selalu berbau negative, seperti perbudakan dan rasialist.
Sekalipun 825 tahun yang lalu lagu ini merupakan sindiran atas pajak yang dikenakan terhadap usaha benang wool, dimana satu keranjang wool untuk sang master dan satunya untuk sang pemilik domba.
Cuma ya itu, sekalipun lagu ini ditarik, pajaknya tetap diteruskan.

Sumber Peter Langston http://www.langston.com/psl-bin/Fun_People.cgi

Date: Wed Jan 19, 2000 6:56 am

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com