Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

March 12, 2006

Antara Anye(L) dan Jakarta

Date: Tue Dec 2, 2003 8:45 am 12572

Mas Yusuf Iskandar dari Papua mengusulkan judul tulisan saya adalah antara ANYEL dan Jakarta sebab menyiratkan keanyelan saya semasa menjadi arus mudik dan arus balik. Sekitar 100 meter (lebih dikit) dari rumah saya di kawasan Teluk Betung, terletak pasar Kangkung. Kalau malam sekitar kawasan ini dijadikan pusat jajan serba istimewa dan serba enak, kendati tidak serba murah.
Jadi kalau mau makan bubur Acung, Sop Betawi, SeaFood memang lokasinya disini. Pas dan dekat. Siang hari, Erni minta diantarkan ke pasar Kangkung untuk belanja menjelang lebaran keesokan harinya. Ini memang tugasnya karena adik-adik saya yang males masak pada "mbombong" dengan bahasa klise tapi mandhi, "mbak Erni pinter masak.."

Pulang dari belanja dia cerita bahwa tadi dipasar harga sebutir pepaya muda (masih putih dagingnya), sudah menjadi 6000 rupiah, dan harga ini juga sama dengan pepaya penthil di pasar Grogol, Jakarta Barat. Saya yang biasanya cuma memasukkan gerutuannya dari kuping kiri lanjut ke kuping kanan, tiba-tiba menjadi tertarik. Lho emang harganya biasanya berapa?

Yang saya paham di kebun Citayam, ibu-ibu mengupas pepaya untuk diambil getahnya yang konon berkhasiat parut di telapak kaki yang pecah-pecah. Kadang pepaya muda diberikan kepada kambing lantaran saya lebih tertarik rebusan daun pepayanya.

"Serebu perak, biasanya," - di Jakarta kalau sudah mengucapkan kata seribu menjadi serebu, kesannya akrab dan tegas dan sedikit ngampung.

Woow bisa naik 6 kali lipat, luar biasa. Tapi ngomong-ngomong pepaya muda untuk apa kaitannya dengan masak.

"Buat campuran masak sayur ketupat.."

Tadinya saya pikir kuah ketupat itu campurannya selain daging ayam, empal adalah cacahan "labu siam" - dan puluhan tahun makan masakan yang sama baru "ngeh" kalau selama ini saya salah pikir. Tapi tentunya soal kebodohan ini saya cepat-cepat sembunyikan. Soalnya saya masih ingat salah-sambung dengan mengatakan bahwa sayur Gudeg dimasak pakai kluwak, hanya karena pernah melihatnya membawa Gula Merah dan Kluwak dari pasar Bringharjo, Yogya. Setibanya di Jakarta ia memasak Gudek (dan istimewa sekali rasanya..)

Lalu dia masih cerita lagi "dulu saya jatuh cinta dengan caranya bicara yang selalu menemukan topik baru," tapi sekarang kok setelah 25 tahun menikah lama kesannya jadi "cerewet"

"Kelapa untuk parut, lenyap dari pasar.."

Rupa-rupanya selama HAMINUS sekian, truk-truk pembawa bahan makanan memang dilarang masuk kota-kota besar sehingga beberapa pasokan kebutuhan pokok termasuki kelapa menipis persediaannya.

"Tapi saya tetap bisa dapatkan juga..." katanya bangga.

Ilmu sihir apa lagi yang dia lontarkan kepada penjual kelapa. Satu sifatnya adalah "never quit". Baginya dimana ada kemauan selalu ada ilmu semi "tipuan".

"Aku ngomong pakai bahasa Jawa mlipis, si penjual jadi tertarik secara emosional, lalu kelapa (yang mestinya pesanan orang lain) diberikan kepada saya. Harganya Rp. 3.500 per butir tidak saya tawar. Barang langka. Coba masak gulai tanpa santan apa jadinya."

Wah eluh hebat juga Er, (dalam hati).

"Tapi tidak lama kemudian, seorang penjual lontong sayur teriak marah-marah kepada sang Bakul Kelapa

"Sepuluh Ewu Tak Bayari..." - maksudnya harga Sepuluh Ribu Gue Bayar. Rupanya mbakyu yang satu tadi sudah berusaha merayu sang penjual kelapa dan gagal, lha kok kepada wong Jakarta mlipis Jawa malah dikasihkan. Yah dengan ilmu kasak-kusuknya maka lebaran ini jadi juga makan Kupat Sayur dengan santan kelapa dan pepaya muda yang bertuah. [embees]

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com