Angka 13 angka Sial ?

Date: Thu Dec 9, 1999 4:00 am

Ada dua pendekatan mengapa angka 13 dianggap angka sial. Pendapat pertama, menurut mitos bangsa Norse (Norway). "Alkisah" (kata "alkisah" ini di Family-100 dapat 23 point) ada 12 dewa sedang berpesta disuatu pesta banquet yang tempat tersebut dinamakan Valhalla "tempat keabadian". Yang tinggal disitu tidak akan pernah ketemu dengan AJAL, kecuali..... nah ada kecualinya.

Sedang asyik berhayal awet hidup, tiba-tiba ada biang reseh dan sirik namanya Loki menerobos masuk arena pesta, padahal kawasan Ring Satu, kalo dijaman yang akan datang cuma anak Trisakti yang bisa masuk ke Ring Satu ini. Maka jumlahnya sekarang ada 13 dewa. Karena Loki menggempur dengan interupsi yang seakan-akan tiada habisnya, dewa jadi "BeTe", "Jutek", marah, karena "nama baik" sebagai dewa dicemarkan, sekalipun mungkin kenyataannya ada dewa yang tidak punya "nama" sama sekali.

"Sudah rambutnya merah, reseh lagi, emang siapa eLo ?" kira-kira begitu kata dewa.

Karuan si reseh ini diusir keluar ruangan. Saat terjadi hiruk pikuk dorong-dorongan antara aparat dewa dengan pendukung Loki, entah bagaimana ada pot bunga "mistletoe" yang sengaja dilemparkan oleh seorang provokator dibarisan belakang hampir menimpa ke salah satu dewa, namanya Hod.

Hampir lupa, pak Hod ini sedari kecil sudah buta. Tapi istimewanya kalau cuma dilempar mistletoe, atawa molotov atawa tanggung jawab, gerakannya bisa seperti serabutan, tetapi dibalik itu tersimpan strategi.

Pak Hod berhasil menyampok tanaman sialan tadi, dirinya selamat, namun anehnya yang terkena malahan kena Balder, dewa paling simpatik, miyayeni, sabar, diantara para dewa, begitu terkena sambitan, Balder langsung meninggalkan kayangan dengan terpaksa, alias tewas ditempat. Hilang imortalitynya. Tragis memang, padahal sudah casting untuk pemain utama sinetron dikalangan kedewaan. Paling apes menjadi pemain pengganti iklan Kecap Nasional yang penari perempuannya bergerak kaku, dan yang lelaki seperti orang giling kopi.

Sejak itu kalau ada pesta dihadiri 13 orang pasti dianggap pertanda sial. Akhirnya apa saja yang berhubungan dengan 13 dianggap tidak hokie. Para mythologist menyebut ketakutan akan nomor tertentu ini sebagai "TRIKAIDEKAPHOBIA".

Pendapat berikutnya mengenai angka 13, dalam peristiwa perjanjian baru yaitu Last Supper (Perjamuan Terakhir ?, mohon maaf kalau salah terjemahan), digambarkan ada 13 orang terlibat dalam peristiwa itu. Pendapat pertama ini saya simpan sebagai catatatan.
Post a Comment

Popular posts from this blog

Nyaris bentrok antar angkatan

Daftar Pemain Nagasasra dan Sabukinten

Meditasi Lilin bikin PeDe